Minggu, 06 November 2011

..puisi..


Rewind - memundurkan waktu
Menatap langit berawan seraya memikirkanmu, aku dan kita..

Masih teringat olehQ pada saat langit berawan Q menatapmu untuk pertama kali..

Saat tanah bantimurung basah oleh rintik langit itulah saat pertama kali Q memutuskan untuk blajar b'bagi beban denganmu..

Saat langit gelap dipergantian senja mengintip dibalik dahan pohon tanganmu menggenggam tanganQ dan menemaniQ melangkah.

Di bawah langit hujan pula kita berpisah dengan hati yg terluka krn kenangan masa laluQ.

Hujan kembali menemani kita saat kemanjaanQ membuatmu harus menyapaku disalah satu sisi gunung dengan jalan yg berbatu.

Kemudian disaksian oleh gelombang yang menyapa pantai, pertama kalinya aku memintamu menempatkanku sebagai bagaian masa depanmu.

Dan hujan kembali mengujiku dalam usaha untuk mengukir senyum diwajahmu pada hari bahagiamu. Kehadirannya memaksaku menggigil kedingin untuk menemukan sebatang lilin berbentuk angka 1.

Kemudian baru kusadari, hujan pun mengintip cerita "break" yang menjadi keputusan sepihakmu.

Kini, hujan pun menemaniQ..saat memikirkan tentangmu, sikapmu, hubungan ini..banyak hal yang berubah..diriku berubah, dirimu berubah..namun satu yang tidak berubah, bahwa aku selalu mencintaimu bahkan marahQ pun hadir karena rasa cinta padamu..

-sebuah puisi lama ketika hujan menghambat aktivitas namun mendukung imaji-