Kamis, 09 Oktober 2014

Sebab Aku “Atria Dewi Sartika”



Bagi mereka yang percaya bahwa tidak ada hal yang kebetulan di dunia melainkan semua akan memberi konsekuensi pada hal lainnya, maka sebuah nama tidak mungkin menjadi sepele. Karena keyakinan ini, bahkan sebuah daun yang jatuh dari pohonnya pun atas sepengetahuanNya dan pasti akan mempengaruhi hal lainnya. 

Lantas, apakah sebuah nama yang terlintas di kepala orang tua saat berniat memberi kita nama adalah sebuah kebetulan yang tanpa arti? Bagiku tidak. Karena aku percaya bahwa ada sebuah alasan hingga Sang Maha Tahu mengilhamkan hal itu ke benak orang tua. Keyakinan ini yang membuatku terus mencari arti namaku. Butuh 24 tahun hingga berhasil menemukan makna nama “Atria Dewi Sartika” yang diberikan oleh orang tuaku. Nama ini jelas jauh dari kesan islami, namun saat menyadari makna sesungguhnya nama ini, seketika sebuah beban berat mendadak terpanggul di pundakku.

Minggu, 05 Oktober 2014

Muhasabah Malam ini

Rabb-ku sedang sayang padaku.

DiberikanNya sakit agar aku bisa mengistirahatkan tubuh ini.
Raga yang mulai protes karena haknya tidak kutunaikan dengan baik.

Saat ini kucoba menghitung jejak kesehatan yang diberikanNya yang kemudian ku lalaikan.

Sering kali kudorong tubuh ini bekerja melebihi batasnya tanpa memenuhi haknya.

Dan kini Sang Maha Pengasih mengambil alih agar tak lagi kulanjutkan kedzolimanku pada tubuh yang direzekikanNya untukku.

Karena cintaNya-lah hingga kini ku dapat merebahkan diri.
Tanpa beban. Tanpa tergesa. Tanpa rasa bersalah.

Tak ada lagi kata yang kuucapkan untuk menunda istirahat.
Tak ada lagi alasan untuk membiarkan perut kosong sedikiiiit lebih lama.

Maaf untuk amanah yang terpaksa kulalaikan.

Maaf pada tubuhku yang kulalaikan

Semoga ini jadi moment muhasabah yang baik :)

Bekasi, 5 Oktober 2014